Header AD

header ads

PANGGILAN MENDIDIK



Beberapa Pengertian Pendidikan: Oleh Yonas Muanley

Sebelum membahas tentang panggilan mendidik, perlu memahami apa itu pendidikan. Berikut ini saya paparkan beberapa definisi tentang pendidikan.
Full Postingan ini
John Dewey. Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesama manusia. Prof. M.Y. Langeveld. Pendidikan adalah mempengaruhi anak dalam usaha membimbingnya supaya menjadi dewasa. Usaha membimbing adalah usaha yang disadari dan dilaksanakan dengan sengaja antara orang dewasa dengan anak/orang yang belum dewasa. Prof. Y.H.E.Y. Hoogeveld. Mendidik adalah membantu anak supaya ia cukup cakap menyelenggarakan tugas hidupnya atas tanggungjawabnya sendiri. SA. Branata dkk. Pendidikan adalah usaha yang sengaja diadakan baik langsung maupun dengan cara yang tidak langsung untuk membantu anak dalam perkembangannya mencapai kedewasaannya. Rousseau, Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa anak-anak, akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa. Ki Hajar Dewantara, Mendidik adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Prof. S. Brojonagoro, Mendidik adalah memberi tuntutan kepada manusia yang belum dewasa dalam pertumbuhan dan perkembangan, sampai tercapainya kedewasaan dalam arti rohani dan jasmani. Driyakara. Pendidikan adalah pemanusiaan manusia muda. Pendidikan adalah kumpulan dari semua proses yang memungkinkan seseorang mampu mengembangkan seluruh kemampuan (potensi) yang dimilikinya, sikap-sikap dan bentuk-bentuk perilaku yang bernilai positif di masyarakat tempat individu yang bersangkutan berada. Pendidikan adalah segala jenis pengalaman kehidupan yang mendorong timbulnya minat belajar untuk mengetahui dan kemudian bisa mengerjakan sesuatu hal yang telah diketahui itu (olah potensi cipta, rasa dan karsa). Pendidikan adalah upaya sadar manusia untuk membuat perubahan dan perkembangan agar kehidupannya menjadi lebih baik, dalam artian menjadi lebih maju (olah kemajuan potensi cipta, rasa dan karsa).
Definisi para ahli pendidikan tersebut di atas menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha menuntun peserta didik ke dalam fungsi pembelajaran dalam tiga area atau ranah, yaitu:
1. bidang kognitif, yakni yang berkenaan dengan aktivitas mental, seperti ingatan pemahaman, penerapan, analisis, evaluasi, dan mencipta. Atau perubahan ranah kognitif berupa bertambah dan makin kuatnya konsep pengetahuan.
2. bidang afektif yakni berkenaan dengan sikap dan rahasia diri, atau perubahan afektif berupa timbuh dan bertambahnya keinsafan  dan kesadaran akan fungsi dan kebermaknaan pengetahuan yang kini dimilikinya.
3. bidang psikomotor yang berkenaan dengan aktivitas fisik seperti keterampilan hidup dan pertukangan. Atau perubahan psikomotor yang menunjukkan makin berkembangnya ketrampilan yang kini dan kelak dapat menyebabkan dirinya mampu mempertahankan diri.
Pemaparan di atas memperjelas apa itu pendidikan. Ada pula kata lain yang berdekatan dengan pendidikan yaitu kata “mendidik” dan “mengajar”. Dua frasa yang terakhir ini penting untuk dipahami karena ada sangkut pautnya dengan variable utama penelitian disertasi ini yaitu “… pembelajaran …” Kata mendidik adalah kata kunci dari pendidikan. Menurut Langeveld, mendidik adalah usaha mempengaruhi dan membimbing anak dalam usaha mencapai kedewasaan. Menurut Hoogveld, mendidik adalah membantu anak supaya ia cukup cakap menyelenggarakan tugas hidupnya. Menurut Ki Hajar Dewantara, mendidik adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Sedangkan mengajar menurut M.Sukardjo dan Ukim Komarudin menyatakan:mengajar adalah menyajikan bahan ajar tertentu berupa sejumlah pengetahuan, nilai, dan atau deskripsi keterampilan kepada seseorang atau sekumpulan orang dengan maksud agar pengetahuan yang diperlukannya sekarang atau untuk pekerjaan yang akan dijalaninya tumbuh, sehingga ia dapat mengembangkan  atau meningkatkan intelegensinya secara intelektual. Untuk membandingkan perbedaan tiga kata itu maka dijelaskan bahwa  mengajar merupakan sebagian kecil dari mendidik. Sedangkan mendidik memerlukan tanggungjawab lebih besar dari pada mengajar. Mendidik ialah membimbing pertumbuhan anak, jasmani maupun rohani dengan sengaja, bukan saja untuk kepentingan pengajaran sekarang melainkan utamanya untuk kehidupan seterusnya di masa depan
PANGGILAN MENDIDIK PANGGILAN MENDIDIK Reviewed by Yonas Muanley on 23.39 Rating: 5

2 komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. menurut saya pendidikan sangat penting, selama manusia masih hidup tidak lepas dari yang namanya belajar pak, baik itu pikiran, erkataan, perbuatan, perasaan seseorang harus dilatih dengan sebuah ketekunan. JBU

    BalasHapus

Selasa, 09 Oktober 2012

PANGGILAN MENDIDIK



Beberapa Pengertian Pendidikan: Oleh Yonas Muanley

Sebelum membahas tentang panggilan mendidik, perlu memahami apa itu pendidikan. Berikut ini saya paparkan beberapa definisi tentang pendidikan.
Full Postingan ini
John Dewey. Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesama manusia. Prof. M.Y. Langeveld. Pendidikan adalah mempengaruhi anak dalam usaha membimbingnya supaya menjadi dewasa. Usaha membimbing adalah usaha yang disadari dan dilaksanakan dengan sengaja antara orang dewasa dengan anak/orang yang belum dewasa. Prof. Y.H.E.Y. Hoogeveld. Mendidik adalah membantu anak supaya ia cukup cakap menyelenggarakan tugas hidupnya atas tanggungjawabnya sendiri. SA. Branata dkk. Pendidikan adalah usaha yang sengaja diadakan baik langsung maupun dengan cara yang tidak langsung untuk membantu anak dalam perkembangannya mencapai kedewasaannya. Rousseau, Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa anak-anak, akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa. Ki Hajar Dewantara, Mendidik adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Prof. S. Brojonagoro, Mendidik adalah memberi tuntutan kepada manusia yang belum dewasa dalam pertumbuhan dan perkembangan, sampai tercapainya kedewasaan dalam arti rohani dan jasmani. Driyakara. Pendidikan adalah pemanusiaan manusia muda. Pendidikan adalah kumpulan dari semua proses yang memungkinkan seseorang mampu mengembangkan seluruh kemampuan (potensi) yang dimilikinya, sikap-sikap dan bentuk-bentuk perilaku yang bernilai positif di masyarakat tempat individu yang bersangkutan berada. Pendidikan adalah segala jenis pengalaman kehidupan yang mendorong timbulnya minat belajar untuk mengetahui dan kemudian bisa mengerjakan sesuatu hal yang telah diketahui itu (olah potensi cipta, rasa dan karsa). Pendidikan adalah upaya sadar manusia untuk membuat perubahan dan perkembangan agar kehidupannya menjadi lebih baik, dalam artian menjadi lebih maju (olah kemajuan potensi cipta, rasa dan karsa).
Definisi para ahli pendidikan tersebut di atas menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha menuntun peserta didik ke dalam fungsi pembelajaran dalam tiga area atau ranah, yaitu:
1. bidang kognitif, yakni yang berkenaan dengan aktivitas mental, seperti ingatan pemahaman, penerapan, analisis, evaluasi, dan mencipta. Atau perubahan ranah kognitif berupa bertambah dan makin kuatnya konsep pengetahuan.
2. bidang afektif yakni berkenaan dengan sikap dan rahasia diri, atau perubahan afektif berupa timbuh dan bertambahnya keinsafan  dan kesadaran akan fungsi dan kebermaknaan pengetahuan yang kini dimilikinya.
3. bidang psikomotor yang berkenaan dengan aktivitas fisik seperti keterampilan hidup dan pertukangan. Atau perubahan psikomotor yang menunjukkan makin berkembangnya ketrampilan yang kini dan kelak dapat menyebabkan dirinya mampu mempertahankan diri.
Pemaparan di atas memperjelas apa itu pendidikan. Ada pula kata lain yang berdekatan dengan pendidikan yaitu kata “mendidik” dan “mengajar”. Dua frasa yang terakhir ini penting untuk dipahami karena ada sangkut pautnya dengan variable utama penelitian disertasi ini yaitu “… pembelajaran …” Kata mendidik adalah kata kunci dari pendidikan. Menurut Langeveld, mendidik adalah usaha mempengaruhi dan membimbing anak dalam usaha mencapai kedewasaan. Menurut Hoogveld, mendidik adalah membantu anak supaya ia cukup cakap menyelenggarakan tugas hidupnya. Menurut Ki Hajar Dewantara, mendidik adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Sedangkan mengajar menurut M.Sukardjo dan Ukim Komarudin menyatakan:mengajar adalah menyajikan bahan ajar tertentu berupa sejumlah pengetahuan, nilai, dan atau deskripsi keterampilan kepada seseorang atau sekumpulan orang dengan maksud agar pengetahuan yang diperlukannya sekarang atau untuk pekerjaan yang akan dijalaninya tumbuh, sehingga ia dapat mengembangkan  atau meningkatkan intelegensinya secara intelektual. Untuk membandingkan perbedaan tiga kata itu maka dijelaskan bahwa  mengajar merupakan sebagian kecil dari mendidik. Sedangkan mendidik memerlukan tanggungjawab lebih besar dari pada mengajar. Mendidik ialah membimbing pertumbuhan anak, jasmani maupun rohani dengan sengaja, bukan saja untuk kepentingan pengajaran sekarang melainkan utamanya untuk kehidupan seterusnya di masa depan

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. menurut saya pendidikan sangat penting, selama manusia masih hidup tidak lepas dari yang namanya belajar pak, baik itu pikiran, erkataan, perbuatan, perasaan seseorang harus dilatih dengan sebuah ketekunan. JBU

    BalasHapus

Post AD

home ads